Cara Menambahkan Environment Variable Pada Windows

Tutorial yang umum, namun akan saya bahas karena target blog ini adalah web developer pemula. Penjelasan lebih dalam mengenai environment variables beserta perbedaan antara user dengan system variables dapat dibaca pada post selanjutnya. Berikut langkah-langkahnya untuk Windows 7 & 8:

  1. Buka “System Properties”:
    • Pada Windows 7, klik kanan “My Computer” di desktop atau start menu, pilih “Properties”, pada menu sebelah kiri pilih “Advanced System Settings”
    • Pada Windows 8, klik kanan logo Windows di taskbar (kiri bawah), pilih “System”, pada menu sebelah kiri pilih “Advanced System Settings” Screenshot
  2. Pilih tab “Advanced”, klik “Environment Variables”
  3. Pada bagian user variables atau system variables:
    • Jika sudah ada environment variable(s) dengan nama yang sama seperti yang ingin ditambahkan, klik “Edit”
    • Jika belum, klik “Add”
  4. Masukkan nama environment variable yang ingin ditambahkan pada bagian “Variable name”, dan isi variable pada “Variable value”, jika melakukan edit cukup tambahkan variable pada bagian belakang “Variable value”, gunakan semicolon (;) sebagai pemisah antar value
  5. Klik “OK”Screenshot 001

Tutorial Instalasi Laravel di Windows

Instalasi Laravel PHP Framework di Windows 8 cukup simple, syarat yang dibutuhkan hanya:

  • PHP versi 5.4++
  • Mcrypt (PHP Extension)
  • OpenSSL (PHP Extension)
  • Mbstring (PHP Extension)
  • Tokenizer (PHP Extension)

Bingung? Install saja XAMPP. Semua syarat di atas sudah disediakan oleh Apache HTTP Server yang dapat ditemukan di XAMPP control panel.

Setelah system requirement terpenuhi, kita dapat memulai instalasi Laravel:

  1. Download Composer, pilih Windows installer untuk menghemat umur, install
  2. Buka Command Prompt, jalankan:
    composer global require "laravel/installer=~1.1"
  3. Tambahkan baris berikut pada PATH environment variable (user variable):
    C:/Users/(nama user)/AppData/Roaming/composer/vendor/bin
  4. Navigasikan Command Prompt ke tempat instalasi Laravel yang diinginkan, jika ingin mudah bisa langsung di dalam folder htdocs dalam direktori instalasi XAMPP (supaya setelah install bisa langsung dicoba di web browser 😀 ), contoh:
    C:/XAMPP/htdocs/
  5. Jalankan command berikut, jangan lupa mengganti nama projectnya:
    laravel new namaProject
    Laravel akan secara otomatis membuat folder baru sesuai nama project

Instalasi Laravel sudah selesai, jika Apache Service sudah dijalankan, langsung saja mengintip hasilnya di http://localhost/namaProject/public. Jika instalasi berhasil, akan muncul halaman aneh berisi quote menarik yang berubah-ubah setiap kali di-refresh.

Konfigurasi opsional:

  • Ubah timezone & locale di config/app.php
  • Ubah nama app dengan menjalankan command berikut di direktori instalasi Laravel:
    php artisan app:name namaProjectBaru

Yang perlu diperhatikan:

  • Terkadang mengubah nama app mengakibatkan instalasi Laravel rusak (sorry), silakan mengulang instalasi (dari langkah ke-4), semoga bug ini segera di-fix oleh Laravel
  • Mengubah nama app tidak mengubah nama folder, hanya namespace (sepenuhnya opsional), nama app default ketika instalasi adalah “App”
  • Saat post ini ditulis, versi terbaru Laravel adalah versi 5, versi lain mungkin akan memiliki beberapa perbedaan dalam proses instalasi dan konfigurasi
  • Hasil instalasi ini masih mentah dan belum siap untuk di-deploy ke hosting (security warning), masih banyak konfigurasi yang akan dibahas di post-post selanjutnya, stay tuned!