Mengubah Permalink di WordPress

Permalink adalah “alamat statis” dari sebuah halaman web (atau blog post). Kegunaan utamanya adalah mempercantik URL website Anda dan juga SEO (Search Engine Optimization). Sebagai contoh, permalink default di WordPress memiliki format sebagai berikut: http://blog.yohan.id/?p=1 dimana angka di belakang adalah ID post.

Format permalink yang saya gunakan saat ini memiliki bentuk: http://blog.yohan.id/read/1/hello-world/ dimana strukturnya adalah http://blog.yohan.id/read/%post_id%/%postname%/

Anda dapat mengubah format permalink di dashboard WordPress, bagian “Settings”. Terdapat beberapa pilihan permalink yang biasa digunakan pengguna WordPress, namun Anda juga dapat membuat permalink custom. Format seperti apa saja yang disediakan WordPress?

%year%
Tahun post dalam format 4 digit (Contoh: 2015)

%monthnum%
Bulan post dalam format 2 digit (Contoh: 08)

%day%
Tanggal post dalam format 2 digit (Contoh: 27)

%hour%
Jam post dalam format 2 digit (Contoh: 01)

%minute%
Menit post dalam format 2 digit (Contoh: 01)

%second%
Detik post dalam format 2 digit (Contoh: 01)

%post_id%
Nomor ID post (Contoh: 123)

%postname%
Judul post atau biasa disebut slug (Contoh: mengubah-permalink-di-wordpress)

%category%
Nama kategori post (Contoh: tutorial), apabila post memiliki subkategori maka nama subkategori akan ditampilkan secara berurutan setelah kategori (Contoh: tutorial/windows)

%author%
Nama penulis post (Contoh: matt-mullenweg), siapakah Matt Mullenweg?

Jadi jika Anda ingin permalink berbentuk http://yohan.id/post/2015/08/27/baca/mengubah-permalink-di-wordpress/ maka format yang perlu Anda isi ke custom permalink adalah /post/%year%/%monthnum%/%day%/baca/%postname%/

Masalah Permalink WordPress di Nginx HTTP Server

Ketika migrasi hosting, saya menggunakan Nginx HTTP server di hosting yang baru. Setelah semua konfigurasi selesai, saya baru menyadari bahwa ketika post saya di blog (semua post) di-klik, yang terjadi adalah ditampilkan halaman 404 (not found). Setelah sedikit berguru di bawah didikan master Google, saya menemukan pencerahan. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah menggunakan permalink default (http://blog.yohan.id/?p=1) yang tentu tidak saya inginkan karena bentuknya tidak sedap dipandang.

Berikut solusi yang sudah saya coba:

  1. Buka file config Nginx situs Anda, jika masih menggunakan default dapat menggunakan command berikut
    sudo nano /etc/nginx/sites-available/default
  2. Cari bagian config yang berisi baris berikut
    location / {
    try_files $uri $uri/ =404;
    }
  3. Ubah dengan baris berikut
    location / {
    try_files $uri $uri/ /index.php?$args;
    }
  4. Reload Nginx
    sudo nginx -s reload

Untuk bermain-main dengan permalink WordPress, saya akan menulis tutorial singkat di post selanjutnya.