AWSome Day Jakarta 2015

AWSome Day Jakarta
AWSome Day Jakarta

Pada tanggal 8 September yang lalu, saya menghadiri event yang diadakan oleh AWS (Amazon Web Services) di hotel JS Luwansa. Pada event ini, Rick Harshman selaku Head of ASEAN Amazon Web Services membawakan keynote mengenai pergeseran infrastruktur IT modern ke cloud. Salah seorang technical trainer AWS yaitu Karthik Chandy membawakan tutorial dan live demo mengenai fitur-fitur yang dimiliki AWS, mulai dari storage hingga networking dan database.

Penting: Makanan yang disediakan banyak dan enak, disponsori oleh Intel 😀

Cloud Hosting DigitalOcean

DigitalOcean logo

Kunjungi: DigitalOcean.

Beberapa hari yang lalu, situs saya beserta blog ini pindah hosting. Alasan utamanya adalah karena hosting sebelumnya adalah shared hosting dan memiliki downtime sangat tinggi. Setelah melakukan banyak perbandingan di Google, saya nyaris batal pindah hosting karena biaya layanan VPS (Virtual Private Server) agak fantastis.

Di tengah kegalauan, tiba-tiba saya teringat salah satu rekan kantor pernah membagikan promo code untuk sebuah cloud hosting bernama DigitalOcean. Harga layanan di DigitalOcean sangat terjangkau, untuk hosting dengan single core CPU dan memory 512MB (cukup untuk hosting website & blog pribadi), total biaya hanya $5 per bulan saat post ini ditulis. Selain itu, saat ini ada promo gratis $10 credit bagi pengguna baru dengan promo code DROPLET10, jadi Anda langsung mendapatkan 2 bulan cloud hosting gratis, kecuali jika memilih spek server yang lebih tinggi.

Bayangkan, harga 3 mangkok mie ayam sama dengan harga layanan hosting selama sebulan.

Keuntungan yang didapatkan di DigitalOcean adalah harga layanan yang terjangkau, layanan customer service cepat, root access ke server, dedicated IP address, IPv6 support, dan menggunakan SSD storage. Membuat droplet (cloud instance) baru hanya membutuhkan waktu 1 menit, backup & restore juga sangat cepat. DigitalOcean juga memberikan kemudahan dalam memilih OS (Operating System) dan kernel yang akan digunakan di droplet. Bagian yang paling saya suka adalah dokumentasi dan tutorial yang sangat lengkap, sehingga saya dapat mengkonfigurasi server saya sendiri dari awal sampai selesai meski tidak memiliki pengalaman sedikitpun dalam mengelola server.

Jadi, apakah “Cloud Hosting” itu? Sebenarnya cloud hosting sama seperti VPS, namun jumlah biaya layanan bergantung pada banyaknya resource yang Anda gunakan (jumlah instance, bandwidth, dan uptime). Berbeda dengan VPS yang biasanya memiliki spek tinggi namun pada akhirnya tidak 100% resource kita gunakan. Kalau dari versi pengetahuan saya, cloud hosting itu bisa dianalogikan sebagai sistem yang “shared hardware, dedicated software & network”.

Kunjungi: DigitalOcean.