Cloud Hosting DigitalOcean

DigitalOcean logo

Kunjungi: DigitalOcean.

Beberapa hari yang lalu, situs saya beserta blog ini pindah hosting. Alasan utamanya adalah karena hosting sebelumnya adalah shared hosting dan memiliki downtime sangat tinggi. Setelah melakukan banyak perbandingan di Google, saya nyaris batal pindah hosting karena biaya layanan VPS (Virtual Private Server) agak fantastis.

Di tengah kegalauan, tiba-tiba saya teringat salah satu rekan kantor pernah membagikan promo code untuk sebuah cloud hosting bernama DigitalOcean. Harga layanan di DigitalOcean sangat terjangkau, untuk hosting dengan single core CPU dan memory 512MB (cukup untuk hosting website & blog pribadi), total biaya hanya $5 per bulan saat post ini ditulis. Selain itu, saat ini ada promo gratis $10 credit bagi pengguna baru dengan promo code DROPLET10, jadi Anda langsung mendapatkan 2 bulan cloud hosting gratis, kecuali jika memilih spek server yang lebih tinggi.

Bayangkan, harga 3 mangkok mie ayam sama dengan harga layanan hosting selama sebulan.

Keuntungan yang didapatkan di DigitalOcean adalah harga layanan yang terjangkau, layanan customer service cepat, root access ke server, dedicated IP address, IPv6 support, dan menggunakan SSD storage. Membuat droplet (cloud instance) baru hanya membutuhkan waktu 1 menit, backup & restore juga sangat cepat. DigitalOcean juga memberikan kemudahan dalam memilih OS (Operating System) dan kernel yang akan digunakan di droplet. Bagian yang paling saya suka adalah dokumentasi dan tutorial yang sangat lengkap, sehingga saya dapat mengkonfigurasi server saya sendiri dari awal sampai selesai meski tidak memiliki pengalaman sedikitpun dalam mengelola server.

Jadi, apakah “Cloud Hosting” itu? Sebenarnya cloud hosting sama seperti VPS, namun jumlah biaya layanan bergantung pada banyaknya resource yang Anda gunakan (jumlah instance, bandwidth, dan uptime). Berbeda dengan VPS yang biasanya memiliki spek tinggi namun pada akhirnya tidak 100% resource kita gunakan. Kalau dari versi pengetahuan saya, cloud hosting itu bisa dianalogikan sebagai sistem yang “shared hardware, dedicated software & network”.

Kunjungi: DigitalOcean.

Mengubah Permalink di WordPress

Permalink adalah “alamat statis” dari sebuah halaman web (atau blog post). Kegunaan utamanya adalah mempercantik URL website Anda dan juga SEO (Search Engine Optimization). Sebagai contoh, permalink default di WordPress memiliki format sebagai berikut: http://blog.yohan.id/?p=1 dimana angka di belakang adalah ID post.

Format permalink yang saya gunakan saat ini memiliki bentuk: http://blog.yohan.id/read/1/hello-world/ dimana strukturnya adalah http://blog.yohan.id/read/%post_id%/%postname%/

Anda dapat mengubah format permalink di dashboard WordPress, bagian “Settings”. Terdapat beberapa pilihan permalink yang biasa digunakan pengguna WordPress, namun Anda juga dapat membuat permalink custom. Format seperti apa saja yang disediakan WordPress?

%year%
Tahun post dalam format 4 digit (Contoh: 2015)

%monthnum%
Bulan post dalam format 2 digit (Contoh: 08)

%day%
Tanggal post dalam format 2 digit (Contoh: 27)

%hour%
Jam post dalam format 2 digit (Contoh: 01)

%minute%
Menit post dalam format 2 digit (Contoh: 01)

%second%
Detik post dalam format 2 digit (Contoh: 01)

%post_id%
Nomor ID post (Contoh: 123)

%postname%
Judul post atau biasa disebut slug (Contoh: mengubah-permalink-di-wordpress)

%category%
Nama kategori post (Contoh: tutorial), apabila post memiliki subkategori maka nama subkategori akan ditampilkan secara berurutan setelah kategori (Contoh: tutorial/windows)

%author%
Nama penulis post (Contoh: matt-mullenweg), siapakah Matt Mullenweg?

Jadi jika Anda ingin permalink berbentuk http://yohan.id/post/2015/08/27/baca/mengubah-permalink-di-wordpress/ maka format yang perlu Anda isi ke custom permalink adalah /post/%year%/%monthnum%/%day%/baca/%postname%/

Quote of the Day: Hardship

Life is a series of punches. It presents a lot of challenges. It presents a lot of hardship, but the people that are able to take those punches and able to move forward are the ones that really do have a lot of success and have a lot of joy in their life and have a lot of stories to tell, too.

– Josh Turner